UTBK SNBT menjadi salah satu jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang banyak diminati oleh siswa SMA/sederajat di Indonesia. Dalam sistem SNBT terbaru, peserta tidak hanya diuji kemampuan hafalan materi, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, memahami informasi, serta menganalisis berbagai jenis bacaan. Salah satu subtes yang cukup penting adalah Literasi Bahasa Indonesia.
Soal Literasi Bahasa Indonesia dalam UTBK SNBT dirancang untuk mengukur kemampuan peserta dalam memahami isi teks, menemukan ide pokok, menarik kesimpulan, memahami makna kata maupun kalimat, hingga mengevaluasi informasi dalam bacaan. Karena itu, peserta perlu terbiasa membaca berbagai jenis teks dan memperbanyak latihan soal agar lebih siap menghadapi tipe soal literasi yang sering muncul dalam UTBK SNBT.
Table of Contents
ToggleMengenal Soal Literasi Bahasa Indonesia

Soal Literasi Bahasa Indonesia dalam UTBK SNBT dirancang untuk mengukur kemampuan peserta dalam memahami, menganalisis, serta mengevaluasi informasi dari suatu bacaan. Oleh karena itu, peserta tidak cukup hanya menghafal materi bahasa Indonesia, tetapi juga harus mampu memahami isi teks secara cepat dan tepat.
Dalam UTBK SNBT, teks yang digunakan biasanya berasal dari berbagai topik seperti pendidikan, sosial, lingkungan, teknologi, budaya, hingga fenomena kehidupan sehari-hari. Panjang teks juga bervariasi, mulai dari paragraf singkat hingga bacaan yang cukup panjang dengan beberapa pertanyaan sekaligus.
A. Kemampuan yang Diujikan dalam Soal Literasi Bahasa Indonesia
Ada beberapa kemampuan utama yang sering diuji dalam subtes literasi Bahasa Indonesia, di antaranya:
- Menentukan ide pokok paragraf
- Menemukan informasi tersurat dan tersirat
- Menarik simpulan isi bacaan
- Menentukan tujuan penulis
- Memahami hubungan antarparagraf
- Menentukan makna kata atau frasa dalam konteks kalimat
- Mengevaluasi isi teks
- Menentukan pernyataan yang sesuai dengan bacaan
B. Jenis Soal yang Sering Muncul
Beberapa tipe soal yang umum muncul dalam Literasi Bahasa Indonesia UTBK SNBT meliputi:
- Soal ide pokok
- Soal simpulan bacaan
- Soal makna kata
- Soal informasi tersirat
- Soal paragraf rumpang
- Soal sikap penulis
- Soal hubungan sebab-akibat dalam teks
C. Tips Mengerjakan Soal Literasi Bahasa Indonesia
Agar lebih mudah mengerjakan soal literasi Bahasa Indonesia, peserta dapat menerapkan beberapa tips berikut:
- Membaca pertanyaan terlebih dahulu sebelum membaca teks
- Fokus mencari kata kunci dalam bacaan
- Memahami inti setiap paragraf
- Tidak terpaku pada satu soal terlalu lama
- Melatih kecepatan membaca dan memahami isi teks
- Membiasakan diri membaca artikel atau bacaan informatif
D. Kendala yang Sering Dialami Peserta
Dalam mengerjakan soal literasi Bahasa Indonesia, banyak peserta mengalami beberapa kendala berikut:
- Kesulitan memahami bacaan panjang
- Kurang teliti membaca informasi dalam teks
- Terkecoh pilihan jawaban yang mirip
- Kehabisan waktu saat membaca bacaan
- Sulit menentukan informasi tersirat
Karena itu, latihan soal secara rutin sangat penting agar peserta semakin terbiasa memahami pola soal dan mampu mengerjakan soal literasi dengan lebih cepat dan akurat.
Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia UTBK SNBT & Pembahasannya
Agar lebih memahami pola soal Literasi Bahasa Indonesia UTBK SNBT, peserta perlu rutin berlatih mengerjakan berbagai tipe soal bacaan. Dengan latihan yang konsisten, kemampuan memahami teks, menemukan informasi penting, dan menganalisis isi bacaan akan semakin meningkat.
Soal 1
Perhatikan bacaan berikut!
Perkembangan teknologi digital memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan masyarakat. Berbagai aktivitas seperti belajar, bekerja, hingga berbelanja kini dapat dilakukan secara daring. Namun, penggunaan teknologi yang berlebihan juga dapat menimbulkan dampak negatif, seperti menurunnya interaksi sosial secara langsung dan meningkatnya ketergantungan terhadap perangkat digital.
Ide pokok paragraf tersebut adalah …
A. Aktivitas daring semakin diminati masyarakat
B. Teknologi digital hanya memberikan dampak negatif
C. Penggunaan perangkat digital harus dihentikan
D. Teknologi digital memiliki dampak positif dan negatif
E. Interaksi sosial tidak lagi dibutuhkan masyarakat
Jawaban: D. Teknologi digital memiliki dampak positif dan negatif
Pembahasan:
Paragraf membahas dua sisi perkembangan teknologi digital, yaitu memberikan kemudahan sekaligus menimbulkan dampak negatif. Karena itu, ide pokok paragraf adalah dampak positif dan negatif teknologi digital.
Soal 2
Perhatikan bacaan berikut!
Kebiasaan membaca memiliki banyak manfaat bagi pelajar, salah satunya meningkatkan kemampuan memahami informasi. Siswa yang rutin membaca umumnya lebih mudah menganalisis suatu permasalahan dan memiliki wawasan yang lebih luas dibandingkan siswa yang jarang membaca.
Simpulan yang tepat berdasarkan bacaan tersebut adalah …
A. Membaca hanya bermanfaat bagi siswa berprestasi
B. Semua siswa pasti menyukai kegiatan membaca
C. Kebiasaan membaca dapat meningkatkan kemampuan berpikir dan wawasan
D. Membaca tidak berpengaruh terhadap kemampuan memahami informasi
E. Wawasan luas hanya diperoleh melalui pendidikan formal
Jawaban: C. Kebiasaan membaca dapat meningkatkan kemampuan berpikir dan wawasan
Pembahasan:
Bacaan menjelaskan bahwa membaca membantu meningkatkan kemampuan memahami informasi, menganalisis masalah, dan memperluas wawasan. Oleh sebab itu, simpulan yang tepat adalah kebiasaan membaca dapat meningkatkan kemampuan berpikir dan wawasan.
Soal 3
Perhatikan bacaan berikut!
Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan kendaraan listrik mulai meningkat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kendaraan listrik dinilai lebih ramah lingkungan karena menghasilkan emisi gas buang yang lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil. Selain itu, penggunaan kendaraan listrik juga dianggap mampu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak yang jumlahnya semakin terbatas.
Namun, pengembangan kendaraan listrik masih menghadapi beberapa tantangan. Harga kendaraan listrik relatif lebih mahal dibandingkan kendaraan konvensional. Infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian daya juga belum tersedia secara merata di berbagai daerah. Di sisi lain, sebagian masyarakat masih ragu menggunakan kendaraan listrik karena khawatir terhadap daya tahan baterai dan biaya perawatannya.
Meskipun demikian, pemerintah terus mendorong penggunaan kendaraan listrik melalui berbagai kebijakan, seperti pemberian insentif dan pengembangan infrastruktur pendukung. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk beralih menggunakan kendaraan listrik di masa mendatang.
Pernyataan yang sesuai dengan isi bacaan adalah …
A. Kendaraan listrik menghasilkan emisi lebih besar dibanding kendaraan biasa
B. Seluruh masyarakat Indonesia sudah beralih menggunakan kendaraan listrik
C. Infrastruktur kendaraan listrik sudah merata di seluruh daerah Indonesia
D. Pemerintah tidak mendukung penggunaan kendaraan listrik
E. Pengembangan kendaraan listrik masih menghadapi beberapa kendala
Jawaban: E. Pengembangan kendaraan listrik masih menghadapi beberapa kendala
Pembahasan:
Dalam bacaan dijelaskan bahwa kendaraan listrik masih menghadapi tantangan seperti harga yang mahal, infrastruktur yang belum merata, dan keraguan masyarakat terhadap baterai. Karena itu, pernyataan yang sesuai adalah pengembangan kendaraan listrik masih menghadapi beberapa kendala.
Soal 4
Perhatikan bacaan berikut!
Fenomena penggunaan media sosial di kalangan remaja terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Media sosial memberikan berbagai manfaat, seperti mempermudah komunikasi, memperluas jaringan pertemanan, serta menjadi sarana memperoleh informasi secara cepat. Banyak pelajar juga memanfaatkan media sosial untuk mendukung kegiatan belajar melalui berbagai konten edukatif yang tersedia.
Namun, penggunaan media sosial tanpa pengawasan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. Tidak sedikit remaja yang menjadi kurang fokus belajar karena terlalu sering menghabiskan waktu di media sosial. Selain itu, penyebaran informasi palsu dan komentar negatif juga dapat memengaruhi kondisi psikologis pengguna, terutama remaja yang masih dalam tahap perkembangan emosional.
Oleh karena itu, penggunaan media sosial perlu disertai dengan kemampuan literasi digital yang baik. Pengguna harus mampu memilah informasi yang benar, mengatur waktu penggunaan media sosial, serta menggunakan media sosial secara bijak agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
Tujuan penulis dalam bacaan tersebut adalah …
A. Mengajak remaja berhenti menggunakan media sosial
B. Menjelaskan manfaat dan dampak penggunaan media sosial
C. Membandingkan media sosial dengan media cetak
D. Menyatakan bahwa media sosial tidak bermanfaat
E. Membahas sejarah perkembangan media sosial di Indonesia
Jawaban: B. Menjelaskan manfaat dan dampak penggunaan media sosial
Pembahasan:
Bacaan menjelaskan dua sisi penggunaan media sosial, yaitu manfaat dan dampak negatifnya, serta pentingnya literasi digital dalam penggunaannya. Karena itu, tujuan penulis adalah menjelaskan manfaat dan dampak penggunaan media sosial.
Perhatikan bacaan berikut untuk menjawab soal nomor 5 dan 6!
Minat masyarakat terhadap belanja daring terus meningkat seiring perkembangan teknologi dan kemudahan akses internet. Banyak konsumen memilih berbelanja secara online karena dianggap lebih praktis dan efisien. Selain dapat dilakukan kapan saja, belanja daring juga menawarkan banyak pilihan produk dengan harga yang bervariasi. Berbagai promo dan potongan harga turut menjadi faktor yang mendorong masyarakat lebih tertarik menggunakan layanan belanja online.
Di sisi lain, meningkatnya aktivitas belanja daring memberikan tantangan tersendiri bagi toko konvensional. Sebagian toko fisik mengalami penurunan jumlah pembeli karena masyarakat mulai beralih ke platform digital. Kondisi tersebut mendorong banyak pelaku usaha untuk ikut memasarkan produknya secara online agar mampu bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Meskipun memiliki banyak keuntungan, belanja daring tetap memiliki risiko. Konsumen perlu lebih teliti sebelum melakukan transaksi, seperti memastikan reputasi penjual, membaca ulasan produk, dan memeriksa kualitas barang yang ditawarkan. Dengan sikap yang bijak, masyarakat dapat memanfaatkan kemudahan belanja online secara lebih aman dan efektif.
Soal 5
Ide pokok paragraf kedua pada bacaan tersebut adalah …
A. Belanja daring lebih murah dibandingkan toko konvensional
B. Masyarakat mulai meninggalkan penggunaan internet
C. Toko konvensional menghadapi tantangan akibat meningkatnya belanja daring
D. Semua pelaku usaha menolak penggunaan platform digital
E. Konsumen lebih menyukai toko fisik dibanding toko online
Jawaban: C. Toko konvensional menghadapi tantangan akibat meningkatnya belanja daring
Pembahasan:
Paragraf kedua membahas dampak meningkatnya belanja daring terhadap toko konvensional yang mengalami penurunan pembeli sehingga pelaku usaha mulai beralih memasarkan produk secara online.
Soal 6
Berdasarkan bacaan tersebut, sikap yang sebaiknya dilakukan konsumen saat berbelanja online adalah …
A. Membeli semua produk yang sedang diskon
B. Tidak perlu membaca ulasan produk
C. Mengabaikan reputasi penjual
D. Melakukan transaksi secara teliti dan bijak
E. Selalu memilih harga termurah tanpa mempertimbangkan kualitas
Jawaban: D. Melakukan transaksi secara teliti dan bijak
Pembahasan:
Pada paragraf terakhir dijelaskan bahwa konsumen perlu memastikan reputasi penjual, membaca ulasan produk, dan memeriksa kualitas barang sebelum bertransaksi. Hal tersebut menunjukkan bahwa konsumen harus bersikap teliti dan bijak saat berbelanja online.
Soal 7
Perhatikan bacaan berikut!
Kemajuan teknologi membuat masyarakat semakin mudah memperoleh informasi melalui internet. Berbagai berita dapat diakses dengan cepat hanya melalui telepon genggam. Namun, kemudahan tersebut juga menimbulkan masalah baru, yaitu maraknya penyebaran informasi palsu atau hoaks di media sosial. Banyak pengguna internet yang langsung membagikan informasi tanpa memeriksa kebenarannya terlebih dahulu.
Oleh sebab itu, masyarakat perlu memiliki kemampuan literasi digital yang baik. Pengguna internet harus mampu memilah informasi yang terpercaya, memahami isi berita secara teliti, serta tidak mudah terpengaruh oleh judul yang bersifat provokatif.
Tanggapan berupa opini yang sesuai dengan bacaan tersebut adalah …
A. Informasi di internet dapat diakses dengan cepat oleh masyarakat.
B. Banyak pengguna media sosial membagikan informasi tanpa melakukan pengecekan.
C. Hoaks menjadi salah satu masalah yang sering ditemukan di media sosial.
D. Sebaiknya masyarakat lebih berhati-hati sebelum menyebarkan informasi di internet.
E. Literasi digital diperlukan dalam penggunaan media sosial.
Jawaban: D. Sebaiknya masyarakat lebih berhati-hati sebelum menyebarkan informasi di internet.
Pembahasan:
Opini merupakan pendapat atau saran yang sifatnya subjektif. Pilihan D termasuk opini karena mengandung kata “sebaiknya” yang menunjukkan anjuran atau saran. Selain itu, isi pernyataan masih sesuai dengan pembahasan teks mengenai pentingnya memilah informasi sebelum menyebarkannya.
Jadi, jawaban yang tepat adalah D.
Soal 8
Perhatikan bacaan berikut!
Saat ini, penggunaan energi terbarukan mulai banyak dikembangkan di berbagai negara untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Energi seperti tenaga surya, angin, dan air dinilai lebih ramah lingkungan karena menghasilkan polusi yang lebih rendah. Selain membantu menjaga lingkungan, penggunaan energi terbarukan juga dianggap mampu menjadi solusi jangka panjang terhadap krisis energi.
Meskipun demikian, pengembangan energi terbarukan masih menghadapi berbagai kendala. Biaya pembangunan fasilitas energi terbarukan relatif besar dan belum semua daerah memiliki teknologi pendukung yang memadai. Oleh karena itu, kerja sama antara pemerintah, industri, dan masyarakat sangat diperlukan agar pengembangan energi terbarukan dapat berjalan lebih optimal.
Makna kata “kendala” pada paragraf kedua adalah …
A. Keuntungan
B. Perubahan
C. Hambatan
D. Kesempatan
E. Perencanaan
Jawaban: C. Hambatan
Pembahasan:
Kata “kendala” dalam bacaan merujuk pada hal-hal yang menghambat pengembangan energi terbarukan, seperti biaya yang besar dan keterbatasan teknologi. Oleh sebab itu, makna kata “kendala” adalah hambatan.
Perhatikan bacaan berikut untuk menjawab soal nomor 9 dan 10!
(1) Membaca buku secara rutin memberikan banyak manfaat bagi pelajar. (2) Selain menambah wawasan, membaca juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan memperluas kosakata. (3) Namun, minat membaca di kalangan remaja saat ini masih tergolong rendah. (4) Banyak remaja lebih memilih menghabiskan waktu dengan media sosial atau permainan daring dibandingkan membaca buku. (5) Padahal, kebiasaan membaca dapat membantu siswa memahami pelajaran dengan lebih baik.
(6) Untuk meningkatkan minat membaca, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, seperti keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar. (7) Sekolah dapat menyediakan fasilitas membaca yang nyaman dan menarik bagi siswa. (8) Selain itu, orang tua juga perlu membiasakan anak membaca sejak dini agar kegiatan membaca menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Soal 9
Kalimat yang menjadi gagasan utama paragraf pertama adalah …
A. Membaca buku secara rutin memberikan banyak manfaat bagi pelajar.
B. Membaca dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis.
C. Minat membaca remaja saat ini masih tergolong rendah.
D. Banyak remaja lebih memilih media sosial dibanding membaca buku.
E. Membaca membantu siswa memahami pelajaran dengan lebih baik.
Jawaban: A. Membaca buku secara rutin memberikan banyak manfaat bagi pelajar.
Pembahasan:
Gagasan utama merupakan inti pembahasan dalam suatu paragraf. Pada paragraf pertama, kalimat pertama menjadi inti yang kemudian dijelaskan oleh kalimat-kalimat berikutnya mengenai manfaat membaca dan rendahnya minat membaca remaja.
Karena itu, gagasan utama paragraf pertama terdapat pada kalimat pertama.
Soal 10
Berdasarkan bacaan tersebut, dapat diasumsikan bahwa …
A. Semua remaja tidak menyukai kegiatan membaca buku.
B. Media sosial menjadi satu-satunya penyebab rendahnya minat membaca.
C. Fasilitas membaca yang nyaman dapat membantu meningkatkan minat membaca siswa.
D. Orang tua tidak memiliki peran dalam meningkatkan kebiasaan membaca anak.
E. Membaca hanya bermanfaat untuk menambah kosakata.
Jawaban: C. Fasilitas membaca yang nyaman dapat membantu meningkatkan minat membaca siswa.
Pembahasan:
Pada paragraf kedua disebutkan bahwa sekolah dapat menyediakan fasilitas membaca yang nyaman dan menarik bagi siswa. Dari informasi tersebut dapat diasumsikan bahwa fasilitas membaca yang baik dapat membantu meningkatkan minat membaca siswa.
Pilihan lainnya tidak sesuai dengan isi bacaan karena terlalu mutlak atau tidak didukung informasi dalam teks.
Soal Literasi Bahasa Indonesia dalam UTBK SNBT tidak hanya menguji kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan memahami, menganalisis, dan menyimpulkan informasi dari suatu bacaan. Oleh karena itu, peserta perlu membiasakan diri membaca berbagai jenis teks agar lebih cepat memahami isi bacaan dan menemukan informasi penting dalam soal.
Dengan rutin berlatih mengerjakan contoh soal literasi, peserta akan semakin terbiasa menghadapi berbagai tipe pertanyaan yang sering muncul dalam UTBK SNBT. Selain meningkatkan kemampuan analisis, latihan yang konsisten juga dapat membantu peserta mengatur waktu pengerjaan soal dengan lebih efektif saat ujian berlangsung.





